Jurnalis Morowali Gelar Lokakarya Media Pilkada Bebas

INDONESIASATU.CO.ID:

MOROWALI - Dalam rangka membantu terwujudnya Pilkada yang Sehat, Aman dan Damai tanpa ujaran kebencian sehingga Jurnalis Kabupaten Morowali mengelar Lokakarya Media Pilkada Bebas SARA dengan mengambil tema Menciptakan Jurnalisme Yang Sehat Dalam Menghadapi Pilkada Serentak Dengan Pemberitaan Tanpa SARA dan Black Campaign.

Acara digelar bekerjasama dengan  IKN ( Institusi Komunikasi Nasional)  di Wisata Laut Kelurahan Tofoiso Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten  Morowali. Bertindak sebagai narasumber Kapolres Morowaki AKBP Dadan Wahyudi,SIK,SH, Kasdim 1311 Morowali Mayor Inf Arifin Rito Wibowo,Ketua MUI H.Mauludin,SHi, Perwakilan Media TV ON Abdi Mari, Perwakilan Media Cetak Ahyar Lany dan Media On Line Risnawati serta hadirin undangan pihak KPU, Panwas Kabupaten Morowali, Para Tim Paslon dari masing- masing Kandidat dan para Wartawan yang ada di Kabupaten Morowali baik media cetak maupun media On Line.Kamis (10/5/2018).

Kegiatan Lokakarya tersbut di pandu oleh moderator Erik Tamalagi salah satu Wartawan TV menurutnya  bahwa kegiatan ini dilakukan  dalam rangka membendung pemberitaan isu Sara yang selama ini telah terjadi di media masa.ujarnya.

Selaku Narasumber Perwakilan dari Media TV ON  Abdi Mari, mengatakan hal positif  ini kita bisa  lakukan dengan baik dan benar berkaitan dengan kampanye dan saat ini sangat sering dilakukan kampaye dengan mengunakan media sosial.

Hal - hal berita Hoaks diharapkan agar kampaye diharapkan menyuguhkan hal yang baik dan positif demi Pilkada Damai di Morowali  Di wilayah Sulawesi Tengah  ada 3 daerah yang menyelenggarakan Pilkada yaitu Kabupaten Donggala,Kabupaten Prigi Maoutong dan Kabupaten Morowali , namun yang luar biasa di Morowali karena sudah mendekati Pilkada akan tetapi suasana aman dan tertib.

Tidak di Donggala situasi isu Sara mulai muncul yang di lontarkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan karena daerah tersebut akses internet sangat cepat.

Selanjutnya Ketua MUI Kab Morowali H Mauludin, "Pilkada itu semua inginya menang ini tekadang di lakukan  dengan  berbagai cara dari tingkat bawah sampai ditingkat atas."

Selaku Ketua Kerukunan Beragama Persoalan dari berbagai suku dan agama itu adalah  untuk saling menghargai satu sama lain. Kalau berkaitan dengan Pilkada ini kurang baik sehingga menimbulkan  keterburukan dalam Pilkada.

Untuk itu jangan  saling mengejek diantara kita akan tetapi justru melakukan kebaikan, sampaikan pesan yang positif dan mari kita sonsong Pilkada  Damai di Morowali.

Kami sebagai  tokoh agama senang tiasa pesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga  kedamai dalam rangka Pilkada di Morowali.ujarnya 

Sementara itu  Kapolres Morowali AKBP Dadan Wahyudi,SIK,SH  juga sangat mendukung dengan  adanya kegiatan ini yang digelar oleh teman- teman Jurnalis Morowali untuk itu saya berikan aspresiasi. Di indonesia menganut keaneragaman dan disatu sisi membuat positif dan dilain sisi negatif .

Kami tidak bisa sendiri kita harus kelola dengan baik,bagamimana kita sering untuk mengelola konflik ini dan disinilah kita mengajak teman - teman media mahasiswa Pilkada Morowali harus tetap Damai.

Saya tekankan kepada media, Mahasiswa dan kita komitmen bersama demi untuk Pilkada Damai. Dan jika ada anggota Polisi yang terlibat langsung politik laporkan pada kami pasti kami tindak. Tegas Kapolres.

Selanjutnya Kasdim 131 Mrwli Mayor Inf Arifin Rito Wibowo  bahwa kita intinya sudah tepat oleh pembicara terlebih dahulu dan tepat sasaran Pilkada Damai.

Dengan  adanya kompenen Sinergitas antara Masyarakat,TNI dan Polisi ,Pemerintah Daeeah Kabupaten Morowali. Peran media sangat berpengaruh dengan adanya Pilkada Damai di Morowali dan ini sangat menentukan, karena media akan memberikan pemberitaan negatif maupun positif.

Untuk itu diharapkan media bisa memberitakan pemberitaan yang bisa menjadi Pilkada Damai di Morowali.  Begitu juga Mahasiswa bisa memberikan peran dalam Pilkada Damai. Di kalangan  Prajurit dengan pengalaman berbeda pasti ada masalah, untuk itu agar Media bisa memberikan informasi atau pemberitaan yang Profesional 

Netralitas TNI sudah jelas jika melanggar pasti kita tindak, kalau melakukan  pemberitaan harus berimbang dan harus di konfirmasi.ungkap  Kasdim.

Kemudian dilakukan pembacaan ikrar oleh seluruh peserta dan  undangan yang isinya  mendukung Pilkada Damai di Morowali serta menolak berita Hoaks serta menadatangani pakta intregitas yang di awali  oleh Kapolres Morowali AKBP Dadan Wahyudi,SIak,SH di ikuti oleh Kasdim 1311 Morowali Mayor Inf Arifin Rito Wibowo,Ketua MUai Oabupaten Morowali H.Mauludin dan Perwakilan Media TV,Cetak dan media  On Line serta Perwakilan KPU dan Panwas Kabupaten Morowali dan para Tim Paslon. (supriyono).

Berita Terbaru

Index Berita